Showing posts with label Campur. Show all posts
Showing posts with label Campur. Show all posts
Tuesday, July 19, 2016
Cara singkat atasi nyeri pada setiap bagian tubuh, kamu wajib coba!
Kelelahan dalam beraktivitas sehari-hari bisa membuat bagian tubuh terasa pegal maupun nyeri.
Berikut ini ada tips cepat dan singkat mengatasi pegal atau nyeri di berbagai bagian tubuh, yang wajib kamu coba bahkan tanpa harus bangun dari kursi kamu seperti yang dilansir dari healthytipsworld :
1. Nyeri di punggung bawah
Untuk mengatasi nyeri pada punggung bawah cobalah duduk tegak di kursi dan mengangkat satu lutut hingga ke dada, memegangnya di bagian bawah. Tarik ke tubuh secara bertahap dan terus seperti itu selama 1 menit. Melepaskan kaki perlahan-lahan. Ulangi pada kaki yang lain.
2. Nyeri di leher
Duduk terlalu lama menatap layar pun, bisa membuat leher nyeri. Cobalah duduk di kursi tegak dan layu kepala ke satu sisi, sampai telinga menyentuh bahu. Tahan seperti itu selama kurang lebih 30 detik dan kemudian secara bertahap kembalikan di posisinya. Ulangi ini di sisi lain.
3. Nyeri di lutut
Duduk tegak di kursi, bangun dan berdiri dengan perlahan. Ulangi hingga 10 kali.
4. Nyeri di punggung atas
Lakukan gerakan seperti memeluk diri sendiri dan menempatkan tangan kanan di bahu kiri dan tangan kiri di bahu kananmu. Ambil napas dalam-dalam, tahan kemudian lepaskan secara perlahan. Ulangi beberapa kali.
5. Nyeri di pinggul
Duduk tegak di tepi kursi dan pastikan punggung lurus, lakukan gerakan memutar dada sedikit ke kanan. Renggangkan kaki ke belakang, menjaga kaki kanan tetap di sudut kanan. Tahan selama 30 detik dan secara bertahap lepaskan, kembali ke posisi pertama. Ulangi dengan sisi lain.
6. Nyeri di bahu
Angkat bahu ke telinga sambil ambil napas mendalam. Tahan selama sekitar 3 detik. Hembuskan napas, kemudian turunkan bahu. Ulangi paling tidak hingga 10 kali.
7. Nyeri pada kaki
Tempatkan satu kaki di depan yang lain dan menempatkan kaki belakang tumit. Kemudian tekuk ke belakang dan lenturkan jari-jari. Tahan selama 30 detik dan kemudian secara bertahap luruskan jari-jari kakimu . Ulangi langkah yang sama dengan kaki yang lain.
8. Nyeri pada sendi tangan
Buatlah kepalan dengan kedua tangan dan menempatkan mereka di depan. Gerakkan secara melingkar dengan sendi di udara. Ulangi latihan ini 10 kali di setiap arah.
9. Nyeri pada otot dada
Tempatkan tangan di belakang kepala dan membuat sayap dengan siku. Turunkan lengan bagian belakang dan membuat bahu dekat satu sama lain. Tahan seperti itu selama 30 detik dan kemudian secara bertahap kembalikan tangan ke posisi utama.
10. Nyeri otot pantat
Duduk tegak di kursi sambil menempatkan pergelangan kaki kanan di lutut kiri. Bersandar ke depan pada meja. Rasakan sampai otot-otot bokong menjadi tegang, tahan dengan posisi seperti itu selama 30 detik. Kemudian lepaskan dan berdirilah, kemudian ulangi pada satu sisi yang lain.
Begini ilustrasi lengkap mengatasi nyeri secara mudah. Diambil dari 10 penjelasan pada artikel di atas.
Nah, gimana Guys? Cukup mudah dan simple kan?
sumber: line@ceritadunia
Jangan "Membunuh" kreatifitas murid di sekolah
Guru dulu : Kamu nggambar terus, mau jadi apa? (pas kelas 1 SMA)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pak, saya mau jadi illustrator, saya nggak suka berhitung, saya sukanya nggambar dan berimajinasi lewat gambar. Saya mau kuliah DKV, pak. Saya mau jadi apa yg sama mau dari dulu semenjak saya suka nggambar...
You will see...
Soon...
Biasanya : "Dikelas kerjaannya cuma gambar, mau jadi apa?"
Diganti dengan : "Wah gambaranya hebat, nanti kamu pasti bisa jadi pelukis! Nanti lukisin wajah ibu ya?"
Biasanya : "Dikelas tiap hari bawa gitar, mau jadi apa?"
Diganti jadi : "Wah kamu yang tiap istirahat main gitar yah? Nanti kalo albumnya udah keluar ibu bagi ya "
Biasanya : "Kejuaraan futsal selalu menang dan nilai olahraga selalu bagus tapi nilai pelajaran lain jelek, mau jadi apa?"
Diganti jadi : "Wah mantab kamu! Pasti kamu nanti yang jadi pemain utama Indonesia buat maju ke world cup! Iya dong! Ibu bosen lihat Indonesia gak masuk-masuk world cup! Nanti kamu yah yang mimpin! Gila, pas SMA aja kamu udah menang terus di semua perlombaan, kamu pasti bisa!"
Biasanya : "Tiap hari bawa kamera, mau jadi apa?"
Diganti jadi : "Wah hebat... Kamu mau ajdi sutradara ya? Nanti kamu nyusul ke hollywood yah harumkan nama bangsa disana, kaya sutradara2 Indo yg udah sukses disana, atau animator2 indo yg sukses disana.. Semangat! Pasti bisa!
Menyemangati psikologis sebagai guru, apa susahnya?
kelihatannya hal sepele, tapi jadi guru itu kudu hati-hati, yang keluar dari mulutmu adalah pena-pena permanen di halaman-halaman putih polos anak-anak itu.
Bayangkan, berapa anak Indonesia yang seharusnya jadi musisi ternama, pemain bola melebihi kualitas David Beckham, Pelukis tersohor mengharumkan nama bangsa, dan lain-lain, DIBUNUH cita-citanya dalam fase ini, alhasil SEMUANYA jadi karyawan luntang-lantung yang gak tau arah idupnya sendiri, karena penyamarataan pemikiran dan hilangnya gairah karena cita-cita aslinya ditarik paksa. Nanti alasannya : "Biar realistis". Setau gue, dulu pas Alpha edison bilang ke temen2nya bakal nemuin penerangan tanpa lilin, temen-temennya juga bilang hal yang sama : "Jadi realistislah". Dan sekarang layar HP dan PCmu pake lampu apa lilin?
Ntar pas udah pada di fase ini, jadi pengeluh : Hidup susah, LIFE SUCKS, I hate monday, bla-bla, dan jadilah 1838 miliar turunan bangsa pengeluh
MAU JADI APA? MAU JADI APA?
Saran saya kalo ada guru ngomong gitu lagi, jawab : "Ah ibu/bapak kepo... suka-suka saya dong saya cita-cita jadi apa... "
KEJAR cita-citamu. PEGANG TEGUH!
sumber: line@prestigeholic
Tuesday, April 5, 2016
TIPS UNTUK DISIPLIN
Apakah Disiplin Diri itu ?
Menurut kamus umum
Bahasa Indonesia, Disiplin berarti melatih batin dan watak supaya perbuatannya
menaati tata tertib. Disiplin diri berarti melatih diri melakukan segala
sesuatu dengan tertib dan teratur secara berkesinambungan untuk meraih impian
dan tujuan yang ingin dicapai dalam hidup.
Mengapa kita perlu
disiplin ?
Disiplin diri akan
terasa manfaatnya jika kita memiliki suatu impian dan cita – cita yang ingin
dicapai. Kita harus mendisiplinkan ( melatih ) diri untuk mengerjakan hal – hal
yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, di dunia
ini dibuat peraturan – peraturan yang disertai hukuman yang setimpal. Hal ini
tidak lain agar setiap manusia mau belajar hidup disiplin dan menaati aturan
yang ada sehingga dunia tidak kacau balau dan seseorang tidak dapat berbuat
sekehendak hatinya.
Mengapa disiplin itu sulit ?
Kebiasaan yang kita
lakukan akan menentukan masa depan kita. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan
sesuatu yang baik, begitupun sebaliknya, namun untuk membiasakan kebiasaan baik
itu tidak mudah. Mengapa demikian ?
1.
Manusia memiliki sifat –
sifat mendasar seperti : cenderung bermalas -malasan, ingin hidup seenaknya
mengikuti keinginan hatinya dan keinginan untuk melanggar peraturan – peraturan
yang ada.
2.
Kita selalu menganggap
pekerjaan sebagai suatu kewajiban apapun beban yang harus dilakukan, bukan
sebagai kesenangan. Pepatah mengatakan “ kita akan lebih mudah menerapkan
disiplin diri jika kita mencintai apa yang kita kerjakan ”.
3.
Manusia cenderung cepat
bosan jika melakukan kegiatan yang sama dalam jangka waktu lama.
·
Tips untuk dapat hidup dengan
disiplin, dengan cara :
1.
Kalahkan diri sendiri.
- Lakukan kegiatan selingan
sesekali di luar rutinitas.
- Fokuskan fikiran pada tujuan
akhir yang ingin dicapai.
- Tetapkan tujuan atau target
yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
- Buat urutan prioritas hal – hal
yang ingin kita lakukan.
- Buat jadwal kegiatan secara
tertulis.
- Lakukan kegiatan sesuai dengan
jadwal yang kita buat, tetapi jangan terlalu kaku.
- Berusahalah untuk selalu
dsiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun sendiri.
Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan
yang kita lakukan secara berulang – ulang dan terus menerus secara
berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Disiplin
diri dalam melakukan suatu tindakan yang dilakukan secara konsisten dan
berkesinambungan akan manjadi suatu kebiasaan yang mengarah pada tercapainya
keunggulan. Keunggulan membuat kita memiliki kelebihan yang dapat kita gunakan
untuk meraih tujuan hidup yang menentukan masa depan kita.
CARA UNTUK MENDISIPLINKAN DIRI
1. Ambil beberapa langkah kecil secara konsisten:
Agar bisa
tumbuh menjadi seorang yang benar-benar disiplin hanyalah diperlukan beberapa
langkah kecil namun KONSISTEN. Anda tidak bisa menjadi seorang yang disiplin
hanya dalam sekejap malam. Orang yang berusaha melakukan hal tersebuat akan
menyerah dan kembalilah mereka tidak berdisiplin seperti pada awalnya. Disiplin
memerlukan waktu untuk berkembang, tetapi Anda harus ditentukan. Semakin Anda
berusaha mengambil langkah-langkah disiplin, akan menjadi semakin kuat.
Misalnya, mulailah dengan sesuatu yang kecil namun bisa membuat Anda merasa
nyaman. Hal-hal kecil itu bisa berupa olahraga selama 15 menit setiap hari,
bangun 10 menit lebih awal dll. Jika Anda merokok 20 batang rokok setiap hari
dan Anda ingin mendisiplinkan diri untuk menghentikan kebiasaan tersebut, anda
dapat mulai dengan merokok 19 batang, selanjutnya 18 batang dan mengurangi satu
batang setiap hari. Dengan beriringnya waktu pada ahirnya anda akan bisa
berhenti merokok. Jika Anda menbrusaha untuk berhenti merokok secara serta
merta, pada uung-uungnya adanda akan kembali melkaukannya. Intinya adalah Anda
harus mengambil langkah-langkah kecil setiap hari secara konsisten.
2. Cobalah
untuk tidak menunda-nunda:
Buatlah
daftar apa saja yang ingin anda capai dan cobalah untuk mengambil tindakan
segera. Tetapkan tenggat waktu dan buatlah janji pada diri anda sendiri bahwa
Anda akan melakukan rencana-rencana Anda itu sampai Anda benar-benar
menyelesaikannya. Cobalah untuk tidak menunda-nunda. Menunda-nunda hanya akan
melemahkan Anda dan menghalangi anda menjadi orang yang berdisiplin. Ketika
Anda mencapai tujuan-tujuan kecil, maka hal itu akan memperkuat batin Anda
untuk menetapkan tujuan-tujuan lebih banyak lagi dan mencapainya. Efek
kumulatifnya adalah bahwa Anda akan meningkatkan kekuatan pikiran Anda yang
memungkinkan Anda untuk menetapkan tujuan yang lebih besar dan mencapainya.
3.
Perhitunhkan Setiap Hari:
Upayakan
untuk berlatih disiplin-diri dalam hal-hal kecil setiap hari. Bisa bangun
pagi-pagi pada jam 05:00 untuk belajar selama minimal 15 menit sebelum anda
berolah raga selama 15 menit berikutnya. Jika Anda melewatkan satu hari saja,
maka tingkat kedisplinan Anda akan turun dan hal ini pada ahirnya akan
melemahkan tekad Anda.
4.
Visualisasikan pencapaian akhir Anda:
Luangkan waktu untuk memvisualisasikan sesuatu yang bisa
terlihat saat Anda mencapai tujuan Anda dan juga aspirasi sebagai akibat dari
langkah-langkah disiplin setiap hari yang anda ambil. Gariskan apa yang
diperlukan untuk mencapai tujuan Anda dan ambil tindakan segera. Proses
visualisasi akan membantu Anda untuk menjaga momentum bahkan ketika Anda
terganggu dengan keinginan-keinginan yang tidak penting.
5. Dapatkan
seseorang untuk melatih Anda:
Dapatkan
seseorang untuk memantau kemajuan Anda. Hal itu bisa berupa seorang teman dari
seorang coach terlatih. Manfaat memiliki seorang pelatih sangatlah banyak.
Seorang pelatih akan menunjukkan di mana titik kesalahan anda dan akan
menempatkan Anda pada jalur yang benar. Artinya, dengan begitu tingkat
pertumbuhan anda menjadi lebih cepat.
6. Belajarlah
untuk menolak kepuasan Instan:
Praktikkan
kebiasaan untuk menolak beberapa keinginan Anda yang menyenangkan. Jika Anda
suka menonton televisi tanpa henti, batasi berapa jam Anda akan menghabiskan di
depan layar TV, hal ini dapat dicapai ebih cepat dengan menetapkan batas waktu.
Hindarkan diri dari kebiasaan yang menurunkan tekad Anda untuk berdisiplin,
misalnya seperti banyak minum alkohol. Tolak lah kesenangan sesaat dan paksakan
diri anda untuk melakukan apa yang penting saat ini. Sebelum mengambil tindakan,
pikirkan terlebih dulu. Pikirkan tentang efek jangka panjang dari tindakan
Anda.Disiplin diri membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh dari diri anda.
Meskipun mungkin tidak mudah pada awalnya, tapi dengan kegigihan dan
kesungguhan, Anda akan menguasai dan mengambil kendali seleuruhnya atas hidup
Anda.Mari kita lihat tujuh
kebiasaan yang akan membantu Anda dalam hal ini.
1. Jangan Kehilangan Pengamatan Tujuan Anda dan Selalu Memiliki
Gambar Besar di Pikiran
Jika Anda merasa bahwa Anda kekurangan disiplin
diri, jangan berkecil hati dan mengambil isyarat dari bagaimana anak-anak
secara otomatis belajar untuk mengadopsi perilaku yang selaras dengan apa yang
kita terus ajarkan kepada mereka dan perlahan-lahan membawa perubahan dalam
diri mereka.
Hal ini kontras dengan saat-saat ketika mereka tidak bisa mengendalikan reaksi
mereka dan merespon secara spontan dengan keinginan dan harapan mereka. Hal ini
menunjukkan bahwa disiplin diri dapat dikultivasikan dengan beberapa upaya pada
bagian dari individu.
Setelah mereka ke dalam alur membuat perubahan, mereka mampu membuat kemajuan
pesat pada diri mereka sendiri dan tidak memerlukan motivasi eksternal untuk
terus di jalan itu. Mereka didorong oleh semangat internal dan antusiasme.
Anak laki atau wanita membuat titik untuk belajar keras dan mendapatkan nilai
bagus karena kepuasan luar biasa mereka berasal darinya. Setelah Anda
mengetahui manfaat yang dapat dinikmati oleh Anda melalui disiplin diri, Anda
tidak keberatan menunda kepuasan Anda dan bersedia untuk membuat perubahan yang
diperlukan dalam gaya hidup Anda untuk mencapai itu.
Oleh karena itu konsistensi tindakan yang akan memungkinkan Anda untuk membuat
kemajuan menuju tujuan Anda dan terkadang membuat pilihan yang tidak memberi
kebahagiaan langsung tetapi diperlukan untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda
dalam jangka panjang. Karena itu Anda memiliki pilihan untuk membuat langkah
yang tepat dalam rangka untuk maju atau terhenti.
2. Jaga
Ketekunan
Dikatakan bahwa mengembangkan disiplin diri dan mempertahankan itu mirip dengan
membangun otot melalui latihan kekuatan. Ketika Anda baru memulai, otot lemah
dan Anda tidak mampu mengangkat beban yang berat, tapi perlahan-lahan dari
waktu ke waktu mereka menjadi lebih kuat dan Anda dapat melihat kemajuan yang
Anda buat dalam mengangkat beban lebih berat.
Disiplin diri adalah sama dan meskipun Anda mungkin merasa tidak nyaman pada
awalnya, Anda akan menemukan bahwa ketika bertahan dalam usaha, Anda dapat
melihat perubahan dalam diri. Hal ini membutuhkan ketekunan dan kemampuan untuk
terus tanpa terganggu oleh impuls negatif.
Satu-satunya cara untuk tetap berada di jalur adalah untuk selalu mengingatkan
diri dari gambaran besar dan apa yang ingin Anda capai dan yang akan
memungkinkan Anda untuk menjaga kursus Anda. Aspek positif adalah seperti
proses membangun otot, Anda akan menemukan bahwa menjaga disiplin diri mulai
menjadi lebih mudah dan Anda tidak perlu upaya ekstra. Ini mulai menjadi sifat
kedua untuk Anda dan setiap kali Anda merasakan kesuksesan, Anda cenderung
untuk menjadi lebih dan lebih baik untuk mencapai tujuan Anda.
3. Mulai Mencapai Keberhasilan Kecil
Anda dapat membuat awal yang merangsang kepercayaan dengan memilih salah satu
kebiasaan yang bisa membuat perbedaan terlihat oleh Anda. Sebagai contoh, Anda
dapat memastikan bahwa Anda merapikan kertas berantakan di meja Anda setiap
hari sehingga Anda dapat melihat efisiensi dalam pekerjaan Anda. Dengan
melakukan tugas ini secara teratur untuk jangka waktu tiga minggu tanpa henti
atau jeda, Anda secara otomatis akan membangun disiplin diri dalam diri sendiri
dan merasa senang bahwa Anda telah mencapai sesuatu yang nyata.
Hal ini penting pada Anda untuk tidak menyerah kepada alasan apapun dan
tetap pada tugas. Ketika Anda melihat kembali apa yang telah dicapai setelah
tiga minggu, Anda akan merasa lebih percaya diri tentang sisa disiplin tetap
untuk tugas-tugas di masa depan dan itu baik untuk perkembangan Anda.
4. Memiliki Tujuan Sangat Khusus di Pikiran
Setelah menunjukkan bahwa Anda dapat membuat perubahan yang diperlukan dalam
perilaku Anda untuk mencapai tugas tertentu, sekarang saatnya bagi Anda untuk
menetapkan tujuan yang spesifik, sehingga Anda kemudian dapat bekerja untuk
mengembangkan disiplin diri dan kekuatan karakter untuk mencapai mereka melalui
inisiatif terfokus.
Anda dapat memulai dengan memilih suatu kegiatan yang akan sangat menguntungkan
Anda seperti sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan Anda misalnya. Jika Anda
membuat pikiran Anda tentang kehilangan berat badan atau mengembangkan stamina
yang lebih baik, maka Anda dapat memetakan rencana di mana Anda akan melakukan
banyak disiplin diri dalam menghindari makanan tertentu. Bila Anda mampu untuk
tetap pada rencana ini dan sukses, Anda akan tahu bahwa Anda memang dapat
mencapai apa yang Anda cari untuk dicapai dan yang akan memacu Anda pada target
yang lebih besar untuk dicapai.
Saat Anda berada di jalan itu, Anda harus sadar akan jebakan yang mungkin dapat
menjadi batu sandungan bagi keberhasilan Anda. Ini harus benar-benar membuat
Anda lebih tekundalam upaya Anda dan Anda tidak perlu menyerah pada setiap
kelemahan. Misalnya, jika Anda telah memutuskan untuk menurunkan berat badan
dan menjaga diri dari makanan penutup, Anda tidak harus menyerah pada godaan
mencoba satu sekali-sekali dan merasa bahwa hal itu tidak akan membuat Anda
kembali di jalan Anda. Di sinilah disiplin diri diuji dan jika Anda dapat
menahan godaan, Anda akan tahu bahwa Anda telah berhasil melaksanakan dan
meningkatkan disiplin diri lebih jauh. Ini adalah kasus klasik mencapai
kepuasan segera untuk kebaikan yang lebih besar di masa depan.
Ketika menetapkan tujuan, Anda harus ingat untuk membuat mereka realistis dan
sesuatu yang dapat dengan mudah diukur atau diperkirakan. Jika Anda telah
memutuskan untuk menurunkan berat badan, maka lebih baik untuk menetapkan
target kuantitatif dan terukur seperti kehilangan 20 pound dalam 10 minggu bukannya
kabur tentang hal itu.Ketika Anda menetapkan target terukur, Anda menjadi lebih
fokus dan otomatis cenderung untuk bekerja ke arah itu. Jika hal ini tidak
dilakukan, Anda tidak akan dapat mengambil langkah-langkah awal seperti Anda
tidak tahu tujuan akhir.
5. Menentukan Tindakan untuk Mencapai Target dan Jalankan
Setelah memutuskan pada target, Anda sekarang harus menempatkan tindakan yang
Anda usulkan untuk mengerjakan yang akan memungkinkan Anda mencapai target itu.
Jadi, mengambil contoh penurunan berat badan, Anda bisa memutuskan untuk
benar-benar menghilangkanminuman berkarbonasi, melakukan setengah jam berjalan
di pagi hari, dan memilih untuk diet buah-buahan serta sayuran.
Anda harus menyadari bahwa ini adalah model rencana aksi dan Anda tidak
memiliki pilihan untuk keluar darinya. Anda tinggal kursus dan mulai menerapkan
rencana ini, Anda akan mendapatkan lebih dekat dengan tujuan Anda dan dalam
proses terus meningkatkan disiplin diri. Menyimpang jauh dari mereka bisa
membuat Anda kembalidari tujuan Anda dan Anda harus selalu ingat bahwa Anda
sendiri memiliki pilihan di tangan untuk memimpin kehidupan pilihan Anda.
6. Menjaga Konsekuensi di Pikiran
Seperti yang disebutkan sebelumnya, sama seperti anak-anak tidak mampu
mengidentifikasi dampak bahwa tindakan mereka saat ini akan mempengaruhi di
jalan kehidupan mereka, Anda juga tidak menyadari dampak dari tindakan
yang Anda ambil atau kelemahan Anda di waktu-waktu tertentu. Usaha Anda harus
selalu tetap fokus pada gambaran yang lebih besar dan bersedia untuk
mengorbankan kepuasan instan sampai saat Anda mencapai apa yang Anda tetapkan
untuk mencapai.
Dalam hal ini, proses visualisasi bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk
memungkinkan Anda mengatasi situasi. Ini dapat membantu Anda memotivasi diri
sendiri dan disiplin diri. Visual yang sehat dan bugar secara otomatis Anda
akan membantu Anda menghindari kesenangan jangka pendekdari seleradan mendorong
Anda menuju tujuan akhir Anda. Dalam situasi pencobaan, pastikan Anda berlatih
visualisasi sampai kejadianberlalu.
7. Menilai Kemajuan Anda yang Telah Dibuat
Sangat penting untuk menilai kemajuan Anda yang telah mampu dibuat setelah
jangka waktu tertentu. Menurut para ahli, dibutuhkan sekitar tiga minggu untuk
membangun atau memasukkan perubahan dalam kebiasaan dan tempat untuk
melihat perbedaan. Bila Anda melihat perubahan positif yang telah terjadi
selama tiga minggu terakhir, Anda akan menjadi lebih percaya diri untuk
menghadapi tantangan kaku.
Anda juga akan dapat mengakui komitmen yang ditunjukkan oleh Anda dan itu akan
memotivasi Anda untuk menghadapi tantangan di masa depan. Proses ini akan sama
- Anda menetapkan tujuan baru, merumuskan rencana aksi untuk mencapai mereka
dan menjaga program sampai Anda mencapai mereka.
Kadang-kadang, ada kemungkinan bahwa Anda akan mengalami beberapa kesulitan
dalam mendukungrencana Anda. Jangan berkecil hati dan memperlakukannya sebagai
pengalaman yang berharga. Setidaknya Anda sekarang tahu kekuatan serta
kelemahan Anda. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi bagian-bagian yang Anda
lakukan dengan baik dan di mana Anda perlu upaya ekstra untuk mengatasi impuls
negatif. Ini juga akan berguna untuk melihat secara dekat keadaan yang
menyebabkan melemahnya daya kehendak Anda yang akan membantu Anda menjaga
mereka dengan mengambil langkah yang diperlukan.
Pastikan bahwa Anda merayakan momen sukses Anda. Itu akan membantu Anda
menyadari Anda untuk tetap fokus dan disiplin yang akan menyebabkan Anda mampu
menerapkan disiplin diri dengan baik konsisten menuju kemajuan. Jika Anda terus
dan tetap, Anda pasti akan mencapai tujuan yang Anda telah ditetapkan untuk
diri sendiri.
Sumber: www.motivasibangsa.com
Thursday, October 8, 2015
HARI ANAK NASIONAL (HAN)
[ PC-15 Share ]
Oleh : Saefullah (0115019)
Peserta Perintis Challenge 2015
[ PC-15 Share ]
Oleh : Saefullah (0115019)
Peserta Perintis Challenge 2015
Aku rindu masa-masa kecil dulu. Masa-masa yang telah lama aku tinggalkan. Masa kecil yang penuh kenangan, menyenangkan, karena yang menyakitkan tak pernah mau ku kenang, atau memang sebenarnya tak ada yang menyakitkan. Ah… bagi ku sekarang, semua kisah masa kecil dulu menyenangkan. Saya masih mengangap diri saya sebagai seorang anak, walaupun saya bukan anak-anak lagi. Saya suka menyebut untuk orang-orang seusia saya, atau yang lebih tua adalah anak-anak yang berusia dewasa. Mungkin lebih tepatnya sebagai anak-anak yang berusia matang karena usia tidak menjamin kedewasaan seseorang, bukan?
Situasinya adalah bahwa saat ini saya mungkin tidak menjadi bagian dari anak-anak yang merayakan HAN bersama anak-anak (kecil) lainnya, tapi HAN selalu membuka kembali genggaman memori tentang masa kecil saya, tentang masa kanak-kanak. Saya bersyukur memiliki masa kanak-kanak yang indah dan tidak suram.
Saya dan teman masa kanak-kanak saya, seperti anak-anak pada umumnya (di masa itu), suka main kucing-kucingan (petak umpet), dokter-dokteran, juga permainan tradisional seperti galah, lompat tali (yang terbuat dari untaian tali gelang), congklak, pecle/engklek dan aanjangan (permainan anak perempuan yang menggunakan perabot palsu, seperti kegiatan masak-memasak).
Sambil menulis ini saya tersenyum sendiri, sambil membuka cakrawala masa kecil saya.
Permainan masa kecil juga ternyata melatih kreatifitas anak, beberapa permainan misalnya dokter-dokteran, di dalamnya ada yang berperan sebagai dokter, pasien, orang tua, anak (kadang-kadang pakai boneka), atau ada juga cerita lain misalnya guru dan murid-muridnya. Kreatifitasnya adalah ketika sekumpulan anak-anak yang bermain tanpa disadari belajar membuat skenario lisan untuk permainan mereka, berbagi peran dan belajar seni peran secara alami. Kadang-kadang, untuk membuat terlihat lebih nyata dan wah, anak-anak (diam-diam) menggunakan barang-barang milik orangtuanya, seperti high heels milik ibu, lipstik, sarung, peci, dan jas. Kalau ada peran penjual makanan, tidak jarang pakai dedaunan yang diulek oleh si (pemeran) penjual makanan.
Masa kecil yang telah saya lewati tidak akan terulang. Beberapa tahun ke belakang, saya malah menjadi saksi akan anak-anak kecil kecil dengan permainan Play Station, dan (bahkan) sudah kenal media sosial bernama Facebook sebelum batas usia minimal yang seharusnya untuk bergabung dengan jejaring pertemanan tersebut. Dan, sedihnya saya melihat anak –anak masa kini malah menjadi anak-anak yang (cenderung) anti sosial karena diperkenalkan dengan permainan digital seperti PlayStation, dan malah sejak usia dini sudah diperkenalkan dengan permainan dalam gadget orang tua atau yang dibelikan khusus untuk si anak. Maka, jangan heran bila tidak sedikit anak-anak masa kini asyik dengan permainan dalam jaringan (online). Robek hati saya melihat anak-anak zaman sekarang yang lebih mengenal dan suka menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, adanya perkelahian anak yang bahkan berujung kematian, kekerasan fisik terhadap anak dan lainnya. Perlu kita perthatikan anak-anak karena Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan datang. Seiring berjalannya waktu, anak-anak akan semakin tumbuh berkembang dan semakin dewasa. Tentulah dalam tumbuh kembangnya, anak-anak akan menghadapi dan melalui banyak hal dalam hidupnya. Oleh sebab itu, sebagai orang tua yang bertanggung jawab terhadap anak harus bisa memenuhi dan menyampaikan hak-hak anak sebagaimana mestinya.
Adapun hak-hak anak yang harus dipenuhi antara lain:
Situasinya adalah bahwa saat ini saya mungkin tidak menjadi bagian dari anak-anak yang merayakan HAN bersama anak-anak (kecil) lainnya, tapi HAN selalu membuka kembali genggaman memori tentang masa kecil saya, tentang masa kanak-kanak. Saya bersyukur memiliki masa kanak-kanak yang indah dan tidak suram.
Saya dan teman masa kanak-kanak saya, seperti anak-anak pada umumnya (di masa itu), suka main kucing-kucingan (petak umpet), dokter-dokteran, juga permainan tradisional seperti galah, lompat tali (yang terbuat dari untaian tali gelang), congklak, pecle/engklek dan aanjangan (permainan anak perempuan yang menggunakan perabot palsu, seperti kegiatan masak-memasak).
Sambil menulis ini saya tersenyum sendiri, sambil membuka cakrawala masa kecil saya.
Permainan masa kecil juga ternyata melatih kreatifitas anak, beberapa permainan misalnya dokter-dokteran, di dalamnya ada yang berperan sebagai dokter, pasien, orang tua, anak (kadang-kadang pakai boneka), atau ada juga cerita lain misalnya guru dan murid-muridnya. Kreatifitasnya adalah ketika sekumpulan anak-anak yang bermain tanpa disadari belajar membuat skenario lisan untuk permainan mereka, berbagi peran dan belajar seni peran secara alami. Kadang-kadang, untuk membuat terlihat lebih nyata dan wah, anak-anak (diam-diam) menggunakan barang-barang milik orangtuanya, seperti high heels milik ibu, lipstik, sarung, peci, dan jas. Kalau ada peran penjual makanan, tidak jarang pakai dedaunan yang diulek oleh si (pemeran) penjual makanan.
Masa kecil yang telah saya lewati tidak akan terulang. Beberapa tahun ke belakang, saya malah menjadi saksi akan anak-anak kecil kecil dengan permainan Play Station, dan (bahkan) sudah kenal media sosial bernama Facebook sebelum batas usia minimal yang seharusnya untuk bergabung dengan jejaring pertemanan tersebut. Dan, sedihnya saya melihat anak –anak masa kini malah menjadi anak-anak yang (cenderung) anti sosial karena diperkenalkan dengan permainan digital seperti PlayStation, dan malah sejak usia dini sudah diperkenalkan dengan permainan dalam gadget orang tua atau yang dibelikan khusus untuk si anak. Maka, jangan heran bila tidak sedikit anak-anak masa kini asyik dengan permainan dalam jaringan (online). Robek hati saya melihat anak-anak zaman sekarang yang lebih mengenal dan suka menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, adanya perkelahian anak yang bahkan berujung kematian, kekerasan fisik terhadap anak dan lainnya. Perlu kita perthatikan anak-anak karena Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan datang. Seiring berjalannya waktu, anak-anak akan semakin tumbuh berkembang dan semakin dewasa. Tentulah dalam tumbuh kembangnya, anak-anak akan menghadapi dan melalui banyak hal dalam hidupnya. Oleh sebab itu, sebagai orang tua yang bertanggung jawab terhadap anak harus bisa memenuhi dan menyampaikan hak-hak anak sebagaimana mestinya.
Adapun hak-hak anak yang harus dipenuhi antara lain:
1. Mendidik anak dengan baik
Anak jangan sampai dibiarkan berkembang tanpa disertai dengan pendidikan, baik secara formal maupun non formal. Kita sekolahkan mereka di sekolah-sekolah yang di dalamnya diajarkan pula agama Islam. Juga diluar sekolah,anak itu harus dibimbing dan diarahkan menuju kebaikan. Sejak kecil ditanamkan pengertia kepada anak-anak bahwa Tuhan yang wajib disembah adalah Allah, dan Muhammad adalah Rasul Allah yang terakhir. Beliau dilahirkan di Mekah dan di makamkan di Madina. Ajarkan salat kepada anak setelah dia genap berusia tujuh tahun, dan pukullah sebagai pengajaran jika dia meninggalkan salat sementara dia berumur genap sepuluh tahun. Rasulullah Saw. Bersabda:
Anak jangan sampai dibiarkan berkembang tanpa disertai dengan pendidikan, baik secara formal maupun non formal. Kita sekolahkan mereka di sekolah-sekolah yang di dalamnya diajarkan pula agama Islam. Juga diluar sekolah,anak itu harus dibimbing dan diarahkan menuju kebaikan. Sejak kecil ditanamkan pengertia kepada anak-anak bahwa Tuhan yang wajib disembah adalah Allah, dan Muhammad adalah Rasul Allah yang terakhir. Beliau dilahirkan di Mekah dan di makamkan di Madina. Ajarkan salat kepada anak setelah dia genap berusia tujuh tahun, dan pukullah sebagai pengajaran jika dia meninggalkan salat sementara dia berumur genap sepuluh tahun. Rasulullah Saw. Bersabda:
لَأَنْ يُأَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ
Artinya:
“Orang yang mendidik anaknya itu lebih baik baginya daripada ia bersedekah satu sha’ ( beras atau gandum setiap hari).”(HR. Tirmidzi)
Artinya:
“Orang yang mendidik anaknya itu lebih baik baginya daripada ia bersedekah satu sha’ ( beras atau gandum setiap hari).”(HR. Tirmidzi)
2. Memberikan pelajaran budi pekerti yang mulia
Betapa pentingnya budi pekerti yang baik itu bagi seseorang. Jika ada orang ingin dipercaya, dihormati dan berwibawa, maka berbudilah yang baik dan sopan kepada siapa saja yang diajak bergaul. Untuk itu, tugas orang tua kepada anak-anaknya adalah menanamkan budi pekerti yang mulia sejak kecil. Berikan contoh bagaimana semestinya berhadapan dengan orang tua, dengan guru, dengan orang-orang yang lebih tua umurnya daripadanya. Dan bagaimana semestinya bergaul dengan saudara-saudaranya serta dengan teman-temannya. Jangan dibiarkan berlarut-larut anak berbuat kurang ajar. Begitulah tugas orang tua sebagai cerminan rasa kasih sayang kepada anak. Rasulullah Saw. Bersabda:
Betapa pentingnya budi pekerti yang baik itu bagi seseorang. Jika ada orang ingin dipercaya, dihormati dan berwibawa, maka berbudilah yang baik dan sopan kepada siapa saja yang diajak bergaul. Untuk itu, tugas orang tua kepada anak-anaknya adalah menanamkan budi pekerti yang mulia sejak kecil. Berikan contoh bagaimana semestinya berhadapan dengan orang tua, dengan guru, dengan orang-orang yang lebih tua umurnya daripadanya. Dan bagaimana semestinya bergaul dengan saudara-saudaranya serta dengan teman-temannya. Jangan dibiarkan berlarut-larut anak berbuat kurang ajar. Begitulah tugas orang tua sebagai cerminan rasa kasih sayang kepada anak. Rasulullah Saw. Bersabda:
مَانَحَلَ وَالِدٌ وَلَدًا مِنْ نَحِلٍ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ
Artinya:
“Tidak ada pemberian orang tua kepada anak yang lebih utama daripada budi pekerti yang baik.”(HR. Tirmidzi)
Artinya:
“Tidak ada pemberian orang tua kepada anak yang lebih utama daripada budi pekerti yang baik.”(HR. Tirmidzi)
3. Mengajarkan kepada anak segala sesuatu yang bisa memberi manfaat kepada agamanya, tanah airnya dan sumber penghidupannya.
Tidak mungkin orang tua akan kuat memegang agamanya kalau dia tadak di didik masalah-masalah agama sejak kecil. Bilamana anak sejak kecil sudah diajari dan dibiasakan menjalankan kewajiban agama, sudah barang tentu dia akan teguh melaksanakan tugas kewajiban agamanya, meskipun dalam keadaan terjepit. Itulah sebabnya maka luqman tidak henti-hentinya menasehati anaknya agar tetap menjalankan salat dan amar ma’ruf nahi munkar. Allah telah berfirman di dalam surat Luqman ayat 17:
Tidak mungkin orang tua akan kuat memegang agamanya kalau dia tadak di didik masalah-masalah agama sejak kecil. Bilamana anak sejak kecil sudah diajari dan dibiasakan menjalankan kewajiban agama, sudah barang tentu dia akan teguh melaksanakan tugas kewajiban agamanya, meskipun dalam keadaan terjepit. Itulah sebabnya maka luqman tidak henti-hentinya menasehati anaknya agar tetap menjalankan salat dan amar ma’ruf nahi munkar. Allah telah berfirman di dalam surat Luqman ayat 17:
يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الأمُورِ
Artinya:
“Wahai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah(manusia) mengarjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang munkat dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itutermasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”
Artinya:
“Wahai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah(manusia) mengarjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang munkat dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itutermasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”
Sudahkah kita turut andil dalam mengawasi dan berkontribusi untuk perkembangan positif anak-anak tersebut agar menjadi generasi yang lebih baik? Anak-anak bangsa yang berlomba dengan zaman yang terus berkembang adalah juga tanggung jawab kita bersama selain pemerintah. Menjadi contoh teladan dalam menghargai budaya bangsa dan sikap laku adalah hal paling sederhana yang bisa kita perbuat. Selain itu, tentu saja banyak hal yang bisa kita lakukan demi kemajuan anak-anak bangsa. Contoh sederhana seperti menjadi teman “curhat”, bermain bersama, bersentuhan langsung, menyediakan waktu, membacakan cerita untuk anak adalah hal-hal kecil yang semua orang bisa lakukan dan disukai anak.
Perhatian terbesar dan Hadiah terbaik kepada anak bukan dengan memberikan materi, barang atau membuat kebijakan, tetapi memberikan waktu untuk selalu dekat dengan mereka.
Selamat Ulang Tahun Anak Indonesia !
Perhatian terbesar dan Hadiah terbaik kepada anak bukan dengan memberikan materi, barang atau membuat kebijakan, tetapi memberikan waktu untuk selalu dekat dengan mereka.
Selamat Ulang Tahun Anak Indonesia !
©published by : PC super tim ! smile emotikon
---www.kitagerak.com---
---www.kitagerak.com---
kita gerak 10:21 AM 0 comments Kemah Kita 2015 What is Kemah Kita? Kemah Kita dengan tema “Menginspirasi Bersama” yang diselenggarakan pada tah... Posted by kita gerak at 10:21 AM 0 comments Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook
KITAGERAK.COM
Subscribe to:
Posts (Atom)


